Petra: Kota Batu yang Hilang

September 24, 2010


Petra merupakan salah satu harta peninggalan sejarah yang terletak di Negara Yordania. Tersembunyi di balik tebing-tebing batu yang tinggi, Petra menampilkan pemandangan yang luar biasa indahnya. Bebatuan dan tebing cadas yang berwarna merah mawar menutupi kota, seakan di rancang untuk di kagumi oleh orang yang memasukinya. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter!
Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan 9 tahun Sebelum Masehi sampai tahun ke-40 M oleh Raja Arteas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.

salah satu bangunan kota batu

tekstur batu petra: kota batu

yordania

peta kota batu: petra

Teknologi Kota Petra

O ya, keunikan dan kehebatan dari suku Nabataeans juga terletak pada kecanggihan dan kejeniusannya dalam membangun dan merancang saluran air. Lebih dari 2000 tahun yang lalu merakak telah membangun DAM dan lubang parit sebagi saluran air, sihingga memungkinkan orang bisa hidup dan tinggal di daerah tandus atau gurun pasir seperti itu. Hebat ya!

Petra Dari Masa Ke Masa

Abad ke-1 Sebelum Masehi, Kerajaan Nabatean menjangkau wilayah Damaskus di utara dan Laut Mati di selatan. Saat itu, Petra telah didiami sekitar 30 ribu penduduk. Di masa itu dibangun Kuil Agung.

Tahun 106 Masehi, Romawi telah menguasai wilayah ini. Di bawah pimpinan kaisar Trajan, Petra mengalami pertumbuhan yang pesat. Arsitektur diPetra-pun terpengaruh oleh arsitektur Romawi.

Tahun 363, terjadi gempa bumi dahsyat yang menghancurkan banyak bangunan dan sistem saluran air yang sangat vital bagi masyarakat kota Petra, kemudian Petra-pun perlahan ditinggalkan.

Abad ke-7 Masehi, Islam hadir, dan pada abad ke-14, Nabi Harun tiba di wilayah Yordania (sekarang) ketika mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir’aun.

Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad SAW, pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya.

Di abad ke-12 setelah Perang Salib, Petra sempat menjadi ‘kota yang hilang’ lebih dari 500 tahun lamanya. Hanya penduduk lokal, suku badui yang mengetahuinya.

Pada tahun 1812, Petra ditemukan kembali oleh penjelajah dari Swiss bernama Johann Ludwig Burckhardt, yang menyamar sebagai orang muslim.

Masuk Ke Dalam List ‘World Heritage’-nya UNESCO

Pada tahun 1985, Petra dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu situs Warisan Dunia (World Heritage). Untuk masuk kedalam daftar Warisan Dunia (World Heritage List), situs harus memiliki nilai universal yang tinggi dan memenuhi setidaknya satu dari sepuluh kriteria yang secara mendetil dijelaskan di dalam Panduan Operasional Untuk Pengimplementasian Kesepakatan Warisan Dunia (Operational Guidelines for the Implementation of the World Heritage Convention) yang dibuat oleh UNESCO.

Situs bersejarah Petra memiliki 3 kriteria budaya (Cultural Criteria), yaitu kriteria (i), (iii),dan (iv)

keterangan:

(i) Untuk mewakili sebuah mahakarya dari ke-kreatif-jeniusan-nya manusia.
(iii) Memiliki keunikan atau setidaknya kesaksian luarbiasa terhadap tradisi kebudayaan atau peradaban yang masih hidup atau telah menghilang.
(iv) Memiliki tipe bangunan yang luar biasa secara arsitekur atau teknologi atau pemandangan yang menunjukan tingkat yang signifikan di dalam sejarah manusia.

Menjadi ‘The New Seven Wonder World’

Pada tanggal 7 Juli 2007, Petra menjadi 7 keajaiban dunia yang baru. Penetapan tersebut didasarkan pada pilihan dari 100 juta orang di seluruh dunia lewat situs internet, pesan singkat (SMS), dan telepon yang diadakan oleh Swiss Foundation.

Denah Kota Petra



keterangan:

1. Djin Blocks | 2. Obelisk Tomb | 3. Al-Siq | 4. The Trasury | 5. Street of Facades | 6. The Theater (Coloseum) | 7. Aneisho Tomb | 8. Urn Tomb | 9. Silk Tomb | 10. Corinthian Tomb | 11. Palace Tom | 12. Sextus Florentinus Tomb | 13. House of Dorotheos | 14. The Nymphaeum | 15. Colonnanded Street | 16. Byzantine Church | 17. Winged Lion Temple | 18. The Arched Gate | 19. Qasr Al-Bint | 20. Unfinished Tomb |21. Al-Habees Museum | 22. Petra Archeological Museum | 23. Lion Triclinum | 24. Al-Deir | 25. Urkmanian Tomb | 26. Conway Tower | 27.Moghar Annassara | 28. High Palace of Sacrifice | 29. Lion Monumen | 30. Garden Temple Complex | 31. Triclinium | 32. Renaissance Tomb |33. Broken Pediment Tomb | 34. Snake Monument | 35. Crusader Fort |

Bangunan-Bangunan Kota Petra

Bangunan Kota Petra:
Djin Blocks:

Obelisk Tomb:



The Shaft/Al-Siq:

The Treasury:

The Treasury Detil:

The Street of Facades:

THe Street of Facades Necropolis:

The Theater/Coloseum:

Aneish Tomb:

Urn Tomb:

Silk Tomb:

Royal Tomb:

Sextus Florentinus Tomb:

Stone Houses:

The Colonnanded Street:

Colannanded Street:

Byzantine Church/The Great Temple:

Inside with canopy:

Wing Lion Temple:

The Monastery:

The Monastery 2:

Petra At Night:

Menjadi Lokasi Syuting Film Indiana Jones dan Transformers 2
Lokasi Syuting Film:
Indiana Jone (1989):


Transformers 2:

sumber http://www.hilman.web.id/posting/blog/991/petra-kota-batu-yang-hilang-salah-satu-keajaiban-dunia.html

Teknologi Kota Petra

O ya, keunikan dan kehebatan dari suku Nabataeans juga terletak pada kecanggihan dan kejeniusannya dalam membangun dan merancang saluran air. Lebih dari 2000 tahun yang lalu merakak telah membangun DAM dan lubang parit sebagi saluran air, sihingga memungkinkan orang bisa hidup dan tinggal di daerah tandus atau gurun pasir seperti itu. Hebat ya!

Petra Dari Masa Ke Masa

Abad ke-1 Sebelum Masehi, Kerajaan Nabatean menjangkau wilayah Damaskus di utara dan Laut Mati di selatan. Saat itu, Petra telah didiami sekitar 30 ribu penduduk. Di masa itu dibangun Kuil Agung.

Tahun 106 Masehi, Romawi telah menguasai wilayah ini. Di bawah pimpinan kaisar Trajan, Petra mengalami pertumbuhan yang pesat. Arsitektur diPetra-pun terpengaruh oleh arsitektur Romawi.

Tahun 363, terjadi gempa bumi dahsyat yang menghancurkan banyak bangunan dan sistem saluran air yang sangat vital bagi masyarakat kota Petra, kemudian Petra-pun perlahan ditinggalkan.

Abad ke-7 Masehi, Islam hadir, dan pada abad ke-14, Nabi Harun tiba di wilayah Yordania (sekarang) ketika mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir’aun.

Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad SAW, pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya.

Di abad ke-12 setelah Perang Salib, Petra sempat menjadi ‘kota yang hilang’ lebih dari 500 tahun lamanya. Hanya penduduk lokal, suku badui yang mengetahuinya.

Pada tahun 1812, Petra ditemukan kembali oleh penjelajah dari Swiss bernama Johann Ludwig Burckhardt, yang menyamar sebagai orang muslim.

Masuk Ke Dalam List ‘World Heritage’-nya UNESCO

Pada tahun 1985, Petra dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu situs Warisan Dunia (World Heritage). Untuk masuk kedalam daftar Warisan Dunia (World Heritage List), situs harus memiliki nilai universal yang tinggi dan memenuhi setidaknya satu dari sepuluh kriteria yang secara mendetil dijelaskan di dalam Panduan Operasional Untuk Pengimplementasian Kesepakatan Warisan Dunia (Operational Guidelines for the Implementation of the World Heritage Convention) yang dibuat oleh UNESCO.

Situs bersejarah Petra memiliki 3 kriteria budaya (Cultural Criteria), yaitu kriteria (i), (iii),dan (iv)

keterangan:

(i) Untuk mewakili sebuah mahakarya dari ke-kreatif-jeniusan-nya manusia.
(iii) Memiliki keunikan atau setidaknya kesaksian luarbiasa terhadap tradisi kebudayaan atau peradaban yang masih hidup atau telah menghilang.
(iv) Memiliki tipe bangunan yang luar biasa secara arsitekur atau teknologi atau pemandangan yang menunjukan tingkat yang signifikan di dalam sejarah manusia.

Menjadi ‘The New Seven Wonder World’

Pada tanggal 7 Juli 2007, Petra menjadi 7 keajaiban dunia yang baru. Penetapan tersebut didasarkan pada pilihan dari 100 juta orang di seluruh dunia lewat situs internet, pesan singkat (SMS), dan telepon yang diadakan oleh Swiss Foundation.

Denah Kota Petra



keterangan:

1. Djin Blocks | 2. Obelisk Tomb | 3. Al-Siq | 4. The Trasury | 5. Street of Facades | 6. The Theater (Coloseum) | 7. Aneisho Tomb | 8. Urn Tomb | 9. Silk Tomb | 10. Corinthian Tomb | 11. Palace Tom | 12. Sextus Florentinus Tomb | 13. House of Dorotheos | 14. The Nymphaeum | 15. Colonnanded Street | 16. Byzantine Church | 17. Winged Lion Temple | 18. The Arched Gate | 19. Qasr Al-Bint | 20. Unfinished Tomb |21. Al-Habees Museum | 22. Petra Archeological Museum | 23. Lion Triclinum | 24. Al-Deir | 25. Urkmanian Tomb | 26. Conway Tower | 27.Moghar Annassara | 28. High Palace of Sacrifice | 29. Lion Monumen | 30. Garden Temple Complex | 31. Triclinium | 32. Renaissance Tomb |33. Broken Pediment Tomb | 34. Snake Monument | 35. Crusader Fort |

Bangunan-Bangunan Kota Petra

Bangunan Kota Petra:
Djin Blocks:

Obelisk Tomb:



The Shaft/Al-Siq:

The Treasury:

The Treasury Detil:

The Street of Facades:

THe Street of Facades Necropolis:

The Theater/Coloseum:

Aneish Tomb:

Urn Tomb:

Silk Tomb:

Royal Tomb:

Sextus Florentinus Tomb:

Stone Houses:

The Colonnanded Street:

Colannanded Street:

Byzantine Church/The Great Temple:

Inside with canopy:

Wing Lion Temple:

The Monastery:

The Monastery 2:

Petra At Night:

Menjadi Lokasi Syuting Film Indiana Jones dan Transformers 2
Lokasi Syuting Film:
Indiana Jone (1989):


Transformers 2:

sumber http://www.hilman.web.id/posting/blog/991/petra-kota-batu-yang-hilang-salah-satu-keajaiban-dunia.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: